Kunjungi LDII, Bupati Bogor Ajak Bangun Pendidikan dan Jaga Kedamaian

Bogor, (09/02) – PJ Bupati Bogor, Asmawa Tosepu, melakukan kunjungan silaturrahim yang ke Kantor DPD LDII Kabupaten Bogor di Kawasan Ponpes Darul Ilmi, Gunungputri, Bogor. Kedatangannya disambut langsung oleh Ketua DPD LDII Kabupaten Bogor, H. Bambang Wahyud beserta jajaran.

Dalam kesempatan itu, Asmawa Tosepu ingin mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan ormas Islam, salah satunya adalah LDII. Ia menyampaikan pentingnya pendidikan generasi muda.

“Saya mengapresiasi peran LDII Kabupaten Bogor dalam pembinaan generasi muda melalui pendidikan di pondok dan sekolah yang dimiliki. Yang dibutuhkan anak-anak muda sekarang tidak saja Pendidikan formal tapi juga Pendidikan Rohani, agar mereka bisa tumbuh menjadi calon pemimpin yang profesional dan agamis. Tentunya, dengan dasar agama yang kuat, mereka bisa menjadi pemimpin yang Amana” tutur Birokrat lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) tahun 1997.

Pria kelahiran 1974 ini juga menitipkan pesan penting terkait Pemilu 2024 kepada LDII Kabupaten Bogor. Asmawa menekankan pentingnya pelaksanaan Pemilu yang damai dan tanpa perselisihan di antara masyarakat.

“Saya mengajak LDII untuk turut menjaga ketertiban dan kedamaian dalam proses demokrasi 5 tahunan. Melalui dakwah-dakwah yang dilakukan di majelis taklim, musola, maupun masjid, saya berharap para ulama dapat mensyiarkan dakwah sejuk dan kerukunan” imbuhnya.

Menyikapi hal tersebut, Ketua DPD LDII Kabupaten Bogor, H. Bambang Wahyudi, berjanji akan menindaklanjuti pesan-pesan yang disampaikan oleh PJ Bupati Bogor.

“Apa yang disampaikan Bupati adalah bentuk kepedulian dari pemerintah daerah Kabupaten Bogor. Untuk itu, kami akan melaksanakan pesan-pesan beliau dengan melakukan koordinasi mulai dari Tingkat DPD hingga PC, PAC.”

Menyikapi pemilu yang akan dilangsungkan pertengahan Februari mendatang, Bambang menuturkan, LDII Kabupaten Bogor telah mewajibkan seluruh warganya untuk berpartisipasi aktif dalam proses pemilihan umum dengan datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ditunjuk.

“Dengan mencoblos di TPS, berarti kita turut andil dalam proses demokrasi, dan ikut menentukan Nasib bangsa ke depan” pungkas Bambang. (ruli/hafidz/linesbogor)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat