Dorong Kepengurusan ‘Sat Set’, LDII Kabupaten Bandung Gelar Character Building

LINESTV.id, Bandung – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Bandung menyelenggarakan acara yang bertajuk Character Building di gedung serbaguna Baitul Manshurin, Cinunuk, Kabupaten Bandung, pada Sabtu (20/08/2022).

Acara tersebut bertujuan untuk menciptakan sumber daya manusia yang memiliki keberanian, kepercayaan diri, dan memiliki karakter profesional religius, khususnya bagi kepengurusan LDII Kabupaten Bandung.

Ketua DPD Kabupaten Bandung, Agus Muharam menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kapasitas, kompetensi dan kontribusi LDII.

“Kami dari pengurus berdasarkan dari evaluasi bahwa bagaimanapun juga kita harus mengadakan salah satu kegiatan yang berkaitan dengan bagaimana meningkatkan kapasitas para pengurus yang ada di LDII, salah satunya acara yang kita adakan pada hari ini adalah bagaimana membekali mereka (peserta) dengan pembentukan karakter – karakter sebagai seorang pengurus,” ujarnya.

Kegiatan yang digagas DPD LDII Kabupaten Bandung ini, merupakan bagian dari program kerja di tahun 2022 yang diikuti oleh 150 peserta dari setiap Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) serta unsur generasi muda LDII Kabupaten Bandung.

Dalam kesempatan tersebut, dipaparkan pula materi tentang wawasan organisasi dan sharing session pengenalan situasi dan kondisi di Kabupaten Bandung.

Pemaparan materi Character Building di GSG Baitul Manshurin, Cinunuk, Kab. Bandung

Selain itu, Agus menekankan agar kepengurusan LDII proaktif dalam mengomunikasikan eksistensi LDII di mata masyarakat.

“Yang kedua adalah kita juga mencoba untuk menjawab kaitan dengan permasalahan-permasalahan yang sering dipertanyakan di masyarakat, sehingga para pengurus paham dan ketika ada pertanyaan-pertanyaan kita bisa menjawab dengan baik,” tuturnya.

Agus Muharam menambahkan, tidak hanya bagi pengurus saja tetapi diharapkan agar warga LDII mampu berkomitmen dalam menjelaskan serta menjalankan paradigma baru LDII secara sungguh, konsisten dan konsekuen.

“Harapannya nanti kaitan dengan pembentukan karakter ini juga akan dipunyai seluruh pengurus di LDII tiap tingkatan mulai dari Kabupaten, Kecamatan sampai tingkatan yang ada di desa, kemudian kaitan tentang masalah hal-hal menjawab pertanyaan dari luar harus dipahami oleh seluruh warga LDII,” pungkasnya. (Bagas/Azka/FU)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Open chat