Antisipasi banjir, Polisi cek kondisi sungai Cikarembi Lembang

linestv.id, Bandung (02/02) – Team SAR Sat Brimob Polda Jabar Kompi 2 Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Jabar melaksanakan kontrol sungai di Desa Cikarembi Lembang untuk monitoring keadaan sungai tersebut karena banyaknya kasus banjir di tanah air kita di karnakan aliran sungai yang terhambat oleh sampah yang di buang oleh masyarakat ke sungai-sungai yang menyebabkan air sungai meluap, Rabu (2/2/2022)


Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo S.I.K., M.Si mengatakan bahwa dari hasil pantauan sungai Cikarembi masih terlihat lancar, akan tetapi terlihat ada sampah di dalamnya yang bilamana menumpuk akan menyebabkan aliran sungai akan terganggu dan akan terjadi banjir atau meluap ke pemukiman bila tidak di bersihkan, karena bukan debit air hujan dan air sungai yang besar yang menyebabkan banjir akan tetapi karena air sungai yang terhambat oleh sampah-sampah yang menumpuk.

Oleh sebab itu Team SAR Sat Brimob Polda Jabar menghimbau masyarakat supaya tidak lagi membuang sampah ke sungai agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan, bila bukan kita akan siapa lagi yang menjaga dari sungai ini dan bila hujan lebat tiba tidak akan terjadi banjir yang akan menyusahkan semuanya, termasuk masyarakat wilayah lembang yang di lintasi oleh sungai tersebut .

“Kalau bukan kita sendiri yang menjaga sungai siapa lagi dan kita harus peduli terhadap lingkungan kita agar tidak terjadi bencana alam seperti banjir yang sudah-sudah terjadi luapan air sungai karna tidak bisa mengaliri air akibat terhambat oleh sampah yang menumpuk.” ucap Ibrahim Tompo.

Kombes Pol. Ibrahim Tompo memberikan arahan untuk anggota team SAR yang berpatroli “Untuk anggota team SAR agar terus melaksanakan patroli di segala tempat yang rawan akan bencana alam dan monitoring segala tempat agar tidak terjadi bencana alam yang bisa datang kapan saja dan kita bisa meminimalisir dari kerugian materil dan korban jiwa “ imbuh nya .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat