Organisasi kemasyarakatan yang lain juga bisa seperti LDII dalam menyelenggarakan Bimtek seperti ini

DPD LDII Kota Administrasi Jakarta Selatan menggelar sosialisasi bimbingan teknis ,seputar kegiatan dan program kerja dari Kementrian Agama Wilayah Kota Jakarta Selatan pada Minggu (14/11).

Pembinaan tersebut meliputi, pembentukan Taman Pendidikan Al Quran (TPQ), Taman Pendidikan Agama (TPA), Rumah Tahfidz, Pondok Pesantren, Majelis Taklim, ID Masjid, sertifikasi arah kiblat, pemanfaatan bantuan operasional, serta insentif bagi guru TPQ, Pendirian Yayasan, dan lain- lain.

Bertempat di Masjid Baitul Hasan Lenteng Agung, acara tersebut diikuti lebih dari 100 peserta dari para pengurus tingkat PC dan PAC LDII. Acara tersebut dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.

Kepala Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan H. Saiful Anam, menjadi salah satu keynote speaker dalam acara tersebut. Dalam kesempatan itu, ia memaparkan agenda kerja Bimas Islam, termasuk program layanan Kemendag Jakarta Selatan. Seperti program yang terkait dengan keberadaan majelis taklim dan masjid, sertifikasi bagi majelis taklim, cara mendapatkan identitas masjid, hingga program pemanfaatan bantuan operasional untuk masjid.

Lebih lanjut Saiful Anam juga berharap, agar organisasi kemasyarakatan yang lain juga bisa seperti LDII dalam menyelenggarakan Bimtek seperti ini. Unsur ormas keagamaan seperti NU, Muhammadiyah hingga unsur kepemudaan seperti Karang Taruna bisa menggelarnya.

“Tujuan Bimtek seperti ini, agar masyarakat secara luas mendapatkan informasi yang bisa diterapkan dalam kegiatan di lembaga keagamaan seperti di majelis taklimnya,” kata Saiful.

Terkait tata cara prosedur pendirian pendidikan Madrasah Diniyah Takmiliyyah dan prosedur pendirian Pondok Pesantren disampaikan oleh Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kemenag kota Jakarta Selatan H. Nana Ali Syahbana.

Sedangkan materi tentang prosedur pendirian yayasan yang menaungi majelis taklim disampaikan oleh Notaris Eka Widiasmara. Kegiatan ini didukung oleh Rumah Sakit Umum Andhika, DKM Baitul Hasan Jagakarsa serta Bank Syariah Indonesia (BSI) yang memberikan penjelasan sejumlah program keuangan syariah bagi masjid.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Open chat