KODIM 0826 Pamekasan tinjau Vaksinasi masal warga LDII

Pamekasan(28/09) Upaya pemerintah untuk menanggulangi wabah covid-19 terus dilaksanakan guna memastikan agar Indonesia bisa segera mewujudkan kekebalan komunitas (herd immunity) melalui berbagai kebijakan guna menekan angka penularan virus covid-19 yang salah satu diantaranya melalui program vaksinasi massal secara serentak se – Indonesia. LDII sebagai organisasi kemasyarakatan tentu saja menyadari bahwa ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata namun juga menjadi tanggung jawab bersama. Oleh karenanya, DPD LDII Kabupaten Pamekasan bersama Kodim 0826 Pamekasan pada hari selasa, 28 September 2021 bertempat di Masjid Luhur Ceguk Desa Tlanakan Kabupaten Pamekasan menyelenggarakan kegiatan Vaksinasi Massal sebagai wujud bakti LDII untuk negeri.

Vaksinasi Massal yang digagas oleh DPD LDII Kabupaten Pamekasan bekerjasama dengan Kodim 0826 Pamekasan ini bertujuan untuk ikut serta bersama – sama pemerintah mendukung percepatan pemulihan Kabupaten Pamekasan dan menekan angka penularan covid-19. Mayor (inf.) Imam Yusoyo, S. Ag selaku Kasdim mewakili Dandim 0826 Pamekasan dalam sambutannya menjelaskan tujuan dari kerjasama ini selain untuk meninjau proses pelaksanaan vaksinasi juga sebagai sarana silaturahim unsur pemerintah daerah yang diwakili oleh BPBD, Kodim 0826 Pamekasan, Polres Pamekasan dengan LDII.

Mayor (inf.) Imam Yusoyo menjelaskan, “ tujuan dilaksanakannya vaksinasi massal ini adalah sebagai upaya kita mencoba mengajak masyarakat dengan penuh kesadaran berpartisipasi dalam kegiatan vaksinasi guna mencapai herd immunity. Banyak beredar dikalangan masyarakat hoaks sehingga banyak yang terpengaruh tidak mau divaksin akhirnya pencapaian vaksinasi di Kabupaten Pamekasan belum mencapai angka 20% dari target 70% warga yang tervaksinasi. Maka kita harus ikhtiar, yang merupakan bagian dari ibadah dan disyariatkan dalam agama islam, maskerku melindungimu – maskermu melindungku serta dengan menjaga jarak. Ini semua sebagaimana yang disabdakan oleh Nabi saat terjadi wabah Tho’un agar tidak saling tertular, jangan keluar dari daerah yang terjadi wabah dan jangan masuk ke daerah yang terjadi wabah”.

“Vaksinasi tentu saja tidak menyalahi aturan agama dan tidak bertentangan dengan syariat islam. Tidak mungkin negara kita ini mengeluarkan dana begitu besar hanya untuk membunuh warganya sendiri. Banyak pula kabar yang beredar orang yang kemudian sakit dan meninggal dunia setelah divaksin. Maka saya sampaikan kepada warga LDII dan masyarakat supaya ikut serta menyampaikan berita yang benar agar masyarakat kita teredukasi dengan baik” ujarnya.

Diakhir sambutannya Imam Yusoso menuturkan bahwa Kabupaten Pamekasan saat ini berada di urutan ke 2 dari bawah se Jawa Timur dalam hal pencapaian vaksinasi dan berharap mudah – mudahan apa yang dikerjakan bersama – sama pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan ini bisa memberikan kebaikan, penyegaran dan pemahaman yang benar kepada masyarakat sehingga pencapaian program vaksinasi ini bisa terwujud.

Acara yang dimulai sejak pukul 8 pagi ini diikuti dengan antusias tidak hanya oleh warga LDII Pamekasan namun juga masyarakat sekitar Masjid Luhur Ceguk. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Tlanakan, Kapolsek Tlanakan serta Danramil yang turut serta memastikan pelaksanaan vaksinasi massal ini berjalan dengan lancar dan tertib. Setyo Budi Winarno selaku Ketua DPD LDII Kabupaten Pamekasan dalam sambutannya mendukung dan sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Imam Yusoyo bahwa kegiatan ini juga menjadi bukti peran serta dan bakti LDII untuk negara. “ Saya berharap warga LDII mengajak kerabat, tetangga, teman, keluarga dan siapa saja untuk membantu pemerintah, memberikan pemahaman tentang vaksinasi sebagai ikhtiar agar imun kita terjaga sehingga bila sewaktu – waktu terpapar, kita mampu bertahan dan segera sembuh” ujar Setyo Budi seraya menambahkan bahwa dengan terwujudnya Herd Immunity maka kedepannya covid-19 akan terkendali sehingga ekonomi bangsa bisa segera pulih kembali.

Di tengah – tengah pelaksanaan acara vaksinasi, Kapolres Pamekasan AKBP Rogib Trianto, S.I.K, Dandim Pamekasan Letkol (inf.) Tejo Baskoro, Ketua BPBD Kabupaten Pamekasan dan Ketua Pengadilan Negeri Pamekasan H. Maslikan, SH, yang hadir selaku perwakilan Forkopimda Kabupaten Pamekasan menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang positif atas upaya yang telah dilakukan oleh DPD LDII Kabupaten Pamekasan dalam mendukung program pemerintah. Tejo Baskoro menyampaikan terima kasihnya pada LDII yang mau dan ikut mengajak masyarakat sekitar untuk mengikuti vaksinasi sehingga kegiatan perekonomian bisa berjalan dan bagi warga yang belum divaksin supaya segera divaksin. Tejo Baskoro mengingatkan bahwa salah satu upaya menangkal covid-19 adalah dengan melaksanakan vaksin serta tidak meninggalkan 3M ( Memakai masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak ) dan 3T ( Testing, Tracing dan Treatment ) khususnya di wilayah Tlanakan sehingga kehidupan ekonomi bisa pulih dan berangsur membaik kedepannya.

Sementara itu Rogib Trianto dalam wawancaranya menyampaikan hal serupa, “ Tentunya sama dengan yang disampaikan pak dandim, harapan kami LDII dapat menghimbau dan mengajak kembali keluarga, saudara dan teman – teman sekitarnya untuk sama – sama vaksin dimana vaksinasi ini merupakan program pemerintah yg harus dilaksanakan karena pemerintah sangat antusias menjaga kesehatan masyarakatnya. Tanpa masyarakat yang sehat, tidak mungkin ekonomi, pendidikan bisa berjalan dengan baik dan pulih seperti sedia kala. Seandainya nanti kita dihadapkan dengan gelombang covid yang akan datang, kita semua akan jauh lebih siap karena sudah mencapai kekebalan komunal”.

Setyo Budi mengungkapkan ada sekitar 150 orang dari warga LDII dan masyarakat sekitar Masjid Luhur yang menjadi sasaran vaksinasi. Tentunya menjadi harapan kita bahwa kita akan selalu dalam keadaan yang sehat yang mana kesemuanya dalam rangka ibadah kepada Allah SWT. Dengan bersama mengajak dan berpartisipasi dalam kegiatan vaksinasi bisa menjadi jariyah dan bermanfaat yang bisa kita petik hasilnya kelak. (wiro)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat